KUPAS TUNTAS - Penggunaan Dialog Tag di Dalam Novel dan Wattpad.


Bisanulis.onlineApa itu Dialog Tag? Dialog Tag adalah atribut di dalam novel berbentuk frasa yang digunakan sebagai pelengkap dan penjelas dialog. Dialog tag berfungsi sebagai penginformasi dan menunjukkan tokoh yang mengucapkan dialog, kepada pembaca.

Bentuk dialog tag di dalam novel biasanya berbentuk frasa seperti, ‘katanya’, atau ‘ucapnya’. Di dalam novel; dialog tag seperti tanda baca, tidak terlihat dan mampu membimbing pembaca tapi tidak menghalangi alur ceritanya.

Dialog tag bagaikan gula dan garam di dalam masakan, tidak terlihat jelas bentuknya namun memberikan rasa. Jika dialog bagaikan martabak, maka dialog tag bagaikan gula dan garam di dalam adonan martabak.

DIALOG TAG BAGAIKAN GULA DAN GARAM DALAM ADONAN MARTABAK


Menulis dialog tag yang bagus di dalam novel mau pun Wattpad memerlukan pemahaman tentang kebutuhan dialog tag, keperluan dialog tag, aturan-aturannya dan format yang digunakan saat menulis dialog tag. 

Ragam Dialog Tag
Sumber : Facebook Fanspage - Wattpad Lovers Indonesia

Apakah dialog tag diperlukan di dalam novel?

Tentu saja! Sebab selain berfungsi sebagai penjelas dan meningkatkan fungsi dialog seperti yang telah dijelaskan di artikel sebelumnya; 


Dialog tag diperlukan di dalam novel untuk meningkatkan kualitas tulisan.

Seorang penulis asal Amerika Serikat yang namanya mencuak ketika wabah pandemi pneumonia covid-19, Dean Ray Koontz yang katanya telah memprediksi kedatangan Virus Corona di dalam novelnya bertajuk 'The Eyes of Darkness', mengatakan.

Buku-buku yang tidak kompenten di bagian dialog tag bisa terbit sepanjang waktu. Tentu saja bisa. Tapi, tidak semua penulis yang menerbitkannya merupakan penulis yang bagus.
Dialog Tag menurut Dean Koontz


A. Kebutuhan Dialog Tag

Kebutuhan dialog tag dibagi menjadi dua bentuk, yakni; Speech Tag dan Action Tag.

Speech tag adalah label atau tanda yang mengikuti dialog. Speech tag befungsi mengidentifiksi tokoh yang sedang berbicara dalam paragraf percakapan di novel. Selain itu, speech tag juga sering menjelaskan bagaimana dialog itu diucapkan oleh sang pengucap.

Speech tag lebih dikenal sebagai dialog tag atau tag-line. Jadi, dapat disimpulkan bahwa speech tag merupakan dialog tag itu sendiri.

Contoh Speech Tag :

“Aku mencintaimu!” teriak Hendro.
 
Kata ‘teriak’ menjelaskan bagaimana kalimat “Aku mencintaimu” diucapkan si Hendro dengan teriakan. Sebagaimana fungsi speech tag, menjelaskan siapa yang berbicara (Hendro) dan bagaimana dialog diucapkan (teriak).

Sedangkan ...

Action tag adalah label atau tanda yang mengikuti dialog. Fungsi action tag menjelaskan tindakan yang digunakan si pengucap ketika mengatakan dialognya. Bentuk action tag hampir sama seperti speech tag.

Contoh Action Tag :

“Aku mencintaimu.” Mata Hendro berkaca-kaca menatap Riana, penuh keyakinan diri dan harapan.

Kalimat yang mengikuti dialog itu disebut action tag. Fungsi action tag, menjelaskan bagaimana reaksi, tindakan dan keadaan si pengucap ketika dialog diucapkan. 

Dialog dalam Novel
Illustration by Freepik


B. Keperluan Dialog Tag

Dialog tag harus membuat dialog berfungsi sesuai fungsi dialog di dalam novel. Sebagaimana fungsi dialog di dalam novel, ada tiga klasifikasi dialog tag yang diperlukan sebagai memperjelas pengucapan dialog. 

Kata Kerja Balas, Beber, Cetus, Imbuh, Jawab, Jelas, Kata, Komentar, Lanjut, Larang, Lontar, Panggil, Papar, Pasti, Perintah, Pesan, Pungkas, Sambung, Sambut, Sapa, Saran, Sebut, Sela, Suruh, Sanggah, Simpul, Singkap, Tambah, Tampik, Tandas, Tangkis, Tawar, Tegas, Tegur, Terang, Timpal, Titah, Tolak, Tutup, Tutur, Ucap, Ujar, Ulang, Ungkap, Urai, Usul.

Volume Suara     Berondong, Bisik, Caci, Cicit, Desah, Desis, Erang, Gertak, Gerutu, Gerundel, Gumam, Hardik, Jerit, Lirik, Maki, Murka, Pekik, Raung, Rengek, Seru, Sosor, Sorak, Sungut, Teriak, Umpat.

Emosi dan Nada Adu, Ajak, Anjur, Bantah, Batin, Bela, Bujuk, Canda, Cecar, Cela, Celoteh, Cemooh, Dalih, Debat, Decak, Duga, Ejek, Elak, Goda, Harap, Hina, Imbau, Kelakar, Kelit, Keluh, Kilah, Kritik, Ledek Mohon, Oceh, Omel, Puji, Rajuk, Rayu, Sanjung, Sergah, Sindir, Tebak, Terka, Tuding, Tuduh, Tukas.


C. Tata Cara Menulis Dialog Tag

Penggunaan dialog tag yang berlebihan akan memberitahu seluruh tindakan tokoh yang mengucapkan dialog. Hal ini akan menunjukkan bahwa penulis mengalami kesulitan ketika menulis dialog tag.

Sekali lagi sebagai pengingat, dialog tag berfungsi sebagai penjelas dan menunjukkan tokoh yang megucapkan dialognya ke pembaca. Dialog tag seperti tanda baca, tidak terlihat jelas dan mampu membimbing pembaca.

Contoh penggunaan dialog tag menggunakan speech tag

“Keluar dari kamarku, Riana!” Hendro bergemuruh.
“Aku tidak mau!” jawab Riana tegas.
“Jangan sampai kekerasan yang harus berbicara,” kata Hendro dengan ancaman.
“Coba saja,” jawab Riana, “Tunjukkan padaku siapa dirimu.”

Contoh di atas, benar dalam aturan menulis dialog tag. Penggunaan tanda baca—dibahas setelah ini—benar secara pedoman ejaan. Tapi! Secara definisi, contoh di atas memperlihatkan secara jelas ‘dialog tag-nya’. Sehingga, dialog melemah dan seperti yang telah disebutkan sebelumnya ...

Dialog tag seharusnya tidak terlihat dan mampu membimbing pembaca.

Selain contoh di atas, ada contoh dialog tag yang berlebihan meggunakan action tag dengan terlalu banyak memberikan sorotan ke pembaca.

“Keluar dari kamarku, Riana!” seru Hendro. Riana masih tetap tidak beranjak dari kursi.
“Tidak mau!” jawab Riana.
“Jangan sampai kekerasan yang harus berbicara,” ancam Hendro.
“Coba saja,” kata Riana sambil mengejek, “Tunjukkan padaku.”

Bukannya membangkitkan ketegangan sesuai fungsi dialog. Penggunaan dialog tag yang berlebihan seperti kedua contoh di atas justru melemahkan dialognya, dan sekali lagi ... memperlihatkan secara jelas dialog tag-nya yang seharusnya tidak terlihat.

Menulis dialog tag yang benar di dalam novel mau pun Wattpad, sebenarnya mempunyai aturan yang sama seperti menulis dialog. 

Ketika hendak menulis dialog tag, hanya perlu mengingat bahwa dialog tag selalu diawali atau diakhiri dengan tanda baca koma.

  • Speech tag tidak diawali dengan huruf kapital, sedangkan
  • Action tag diawali dengan huruf kapital.
Contoh Dialog Tag di Dalam Novel
Illustration by Freepik


D. Aturan Penggunaan Dialog Tag

Aturan menulis dialog tag di dalam novel maupun Wattpad membuat peran dialog tag mampu memberikan visualisasi ke pembaca dan tidak menghambat fungsi dialog. Seperti yang sudah dijelaskan di atas.

1. Pilih Kata yang Sesuai

Di bagian Keperluan Dialog, ada tiga klasifikasi dialog tag yang dapat digunakan. Pilihlah yang sesuai dengan karakteristik, intonasi ucapannya dan situasi ketika dialog itu diucapkan.

Ketiga klasifikasi dialog tag di atas merupakan kata dasar yang bisa kamu kombinasikan dengan imbuhan, misalnya;

  • - Berteriak
  • - Meneriaki
  • - Teriaknya
  • - Diteriaki

Ragam pilihan kata sesuai klasifikasi dialog tag seperti itu bagus digunakan sesekali ketika si tokoh yang mengucapkan dialog benar-benar berteriak, meneriaki, diteriaki atau mengucapkan kalimat yang sesuai seperti dilakukannya.

Sesuai definisi yang telah dijelaskan, dialog tag (termasuk speech dan act tag) menjelaskan tokoh ketika mengucapkan dialognya.

Namun, usahakan untuk menghindari pilihan kata alternatif dialog tag yang memiliki makna berlebihan, seperti;

  • - Meluap-luap
  • - Meledak
  • - Menjadi kucing agar semua orang suka padanya

Sebab, kata-kata seperti itu (kecuali poin nomor tiga) tidak mengarah ke tindakan atau kata kerja yang dilakukan manusia.

Contoh tag yang tidak sesuai :

“Keluar dari kamarku sekarang, Riana!” Hendro meledak-ledak.

Sebagai gantinya, gunakan kata yang lebih sederhana, lugas dan menjelaskan tindakan tokoh yang mengucapkan dialog. Seperti;

“Keluar dari kamarku sekarang, Riana!” Hendro menegaskan.

Mudahnya, pilihlah kata yang sesuai, yang menekan ekspresi dan memberikan visualisasi ke pembaca ketika kata itu ‘dikatakan’ dan tindakan si tokoh ketika ‘mengatakan’ katanya.

2. Jangan Perjelas dengan Keterangan

Dialog tag yang menambahkan kata keterangan sebagai penjelas akan terdengar aneh, menghilangkan fungsi dialog tag dan menghambar jalan ceritanya. Seperti;

  • - Katanya sambil memohon
  • - Ucapnya penuh semangat
  • - Dia bilang dengan ketulusan

Lebih parahnya lagi, ada yang menggunakan kata berlebihan dengan tambahan keterangan sebagai penjelas, seperti;

  • - Dia meledak-ledak penuh amarah
  • - Gumamnya cemberut
  • - Berseru keras

Kalimat-kalimat dialog tag seperti itu menimbulkan rasa yang berlebihan di dalam dialognya. Seperti, kemanisan atau keasinan. Bagaimana kalau membuat pembaca bisa merasakan manisnya gula dan manisnya selai coklat di potongan martabak atau asinnya garam dan asinya parutan keju?

Akan lebih baik seperti itu, sehingga pembaca dapat merasakan dua rasa yang mirip dari dua sumber rasa yang berbeda. Sumber pertama, dari dialognya dan sumber kedua, dari dialog tagnya.

Lihatlah contoh dialog tag di bawah ini;

“Juletot, kucing peliharaanku baru saja mati,” katanya dengan sedih.

Penggunaan kata sedih sebenarnya tidak diperlukan karena memperjelas dan melebihkan rasa. Coba pikirkan, orang-orang di muka bumi ini pasti mengatakan berita kematian peliharan kesayangan dengan ekspresi kesedihan. Jadi tidak perlu dijelaskan.

Akan lebih baik bila pembaca disuguhkan tentang bentuk kesedihan yang sebenarnya. Seperti ini;

“Kucingku baru saja mati,” katanya dengan wajah yang menunduk menatap lantai ketika mengucapkan berita kepergian itu.

Mudahnya, gunakan bentuk kata psikis yang membangun informasi tanpa harus memberitahu dengan penjelasan yang akan membuat rasa dialog menjadi berlebihan.

3. Pastikan, Pas!

Tujuan dialog tag adalah membuat pembaca tahu siapa yang berbicara, bagaimana dialog itu diucapakan dan bagaimana tindakan si pengucap ketika mengucapkan dialognya.

Jadi, menggunakan dialog tag terlalu sedikit juga enggak bagus. Terlalu banyak pun juga enggak bagus.

Seperti contoh di bawah ini;

“Hai,” sapa Deri
“Hai! Apa kabar, Der?” balas Dea
“Baik,” kata Deri, “Kamu pergi ke pesta malam ini kan, De?”
“Belum pasti.” Dea menghela nafas
“Kenapa? Bareng denganku, yuk!” ajak Deri.

Jika hanya dua orang yang berbicara, gunakan saja ragam dialek, karakteristik tokoh, intonasi dan volume suara agar pembaca dapat membedakan tanpa harus terus-menerus diberitahu dengan dialog tag.

Cobalah ikuti langkah ini ... 

A. ) Gunakan Nama Lawan Bicara

Seperti contoh di atas, gunakan saja nama lawan bicara agar pembaca bisa membedakan. Ingat! Dialog tidak terdengar seperti percakapan di dunia nyata.

Misalnya:

“Hai, De!”
“Hai! Apa kabar, Der?” jawab Dea
“Baik. Kamu pergi ke pesta malam ini kan, De?”
“Belum pasti nih, Der”
“Kenapa? Gak ada teman, kan?”

Meskipun di kehidupan nyata tidak ada yang berbicara seperti ini, tapi inilah regulasi penulisan dialog. Tidak merefleksikan percakapan di dunia nyata, tapi merefleksikan dinamika kehidupan manusia. 

Menulis Dialog Tag yang Bagus
Illustration by Freepik


B. ) Lakukan Sesuatu

Jika action tag menunjukan tindakan tokoh saat mengucapkan dialognya, di bagian ini, lakukan sesuatu sambil berbicara.

Seperti ini misalnya:

“Makan malam apa kita, Rin?” tanyaku
“Pesan online, saja.” Solusi Riana, “... oh, seingatku kita masih punya daging giling sisa kemarin.”
“Jadikan bakso aja, yuk. Kita juga harus memberikan ‘bakso’ itu makan.” Aku menunjuk buntalan berbulu yang duduk di atas televisi. Dia Mitbol, kucing Riana.
“Ide bagus, aku akan menelpon Deri. Dia punya resep bakso yang enak,” kelakar Riana. “Dia pernah menjuarai lomba bakso sekabupaten.”

Kata ‘menunjuk’ membuat dialog tag berhenti sejenak dan menjatuhkan detail-detail di dalam dialog sesuai fungsi dari dialog.

C. ) Berbicara Sesuai Konteks

Kadang-kadang, tanpa dialog tag pun pembaca bisa mengetahui siapa yang berbicara tanpa harus diberitahu. Misalnya, jika tokoh yang berbicara mengucapkan kata atau berbicara sesuai konteks atau perannya.

Sebagai contoh dalam percakapan antara cucu dengan nenek berikut ini. Pembaca jelas tahu siapa yang berbicara sesuai kapasitas yang pantas diucapkan masing-masing. Seperti;

“Belum punya pacar juga?”
“Masih sedang berusaha.”
“Berjuanglah! Keberanian dan kepastian yang harus kamu perlukan.”
“Tidak perlu terburu-buru, Nek.”
“Benarkah? Kakekmu merenggutku ketika aku baru berusia 18 tahun.”
“Nek! Aku baru 16 tahun.”
“Ya, tepat seperti usia kakekmu saat itu.”

Mengerti? Tanpa dialog tag, tapi pembaca bisa tahu siapa yang berbicara. Bahkan dialognya banyak menjatuhkan informasi dan detail cerita.

Penutup 

Penting memikirkan keseimbangan kadar dialog tag ketika berfungsi sebagai fungsinya. Selain memberikan rasa, dialog tag juga tidak boleh mengacaukan fungsi dari dialog di dalam novel mau pun Wattpad. 

Bagaikan gula dan garam dalam adonan martabak. Fungsi gula memberikan rasa, warna dan garam berperan sebagai pengatur bentuk, juga memberikan rasa gurih. 

Sebagai penutup! Selamat mencoba menerapkan pengetahuan baru ini. 

Tetaplah belajar menulis! Teruslah menulis! 

Disusun dan diterjemahkan oleh : Rayan Abdi Nugraha.
Dipublikasikan oleh : Rayan Abdi Nugraha. 
Tulisan tentang Dialog Tag ini diterjemahkan dari beberapa artikel berbahasa Inggris.

Posting Komentar

7 Komentar

  1. Halo kak, itu berarti ini adalah termasuk salah satu penilaian sempurna yang harus dicapai seorang penulis? Atau mungkin tantangan bagi seorang penulis, untuk mampu mengaplikasikannya pada karya tulisnya?

    Mohon dijawab, saya baru 14 tahun kak, masih penasaran��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai, kak. Bukan suatu penilaian yang sempurna, tapi suatu contoh yang bikin cerita kakak lebih berasa. Bisa dikatakan, tantangan juga.

      Hapus
  2. Alhamdulillah dapet pelajaran lagi:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, terima kasih. Jangan lupa berbagi ke yang lain, ya.

      Hapus
  3. Di bikin video di youtube dong

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insyallah—semoga saja diberikan keberanian.

      Hapus
  4. Makasih kak, bagus banget ni ilmu nya ini berarti berlalu Juga untuk cerpen ya soal nya dulu suka salah posisi antara ulasan Dan percakapan tokoh

    BalasHapus

Komentar itu, juga bagian dari menulis, loh. Jadi, bagaimana pendapatmu? Apakah artikel ini memberikan umpan balik padamu? Tuliskan saja, komentarmu merupakan semangat bagi kami berkarya menghasilkan tulisan-tulisan baru.