STRATEGI PROMOSI WATTPAD YANG MENINGKATKAN READER, VIEWER DAN FOLLOWER UWU-UWU.



BisaNulis.Online -- Salah satu hal yang menjadi nilai dari tujuan Wattpad ialah membuat penulis pemula atau pun penulis muda melatih diri berhadapan dengan dunia perbukuan atau dunia kepenulisan. Hal yang paling sering menjadi tujuan utama dari penulis itu sendiri ialah menerbitkan buku.

Pertanyaannya, setelah bukumu terbit. Kamu mau ngapain?

Sering banget di antara kita terlalu serius menatap tujuan, hingga tanpa sadar tak merasakan bagaimana proses sebaiknya dinikmati. Hal inilah yang menjadi penyakit bagi setiap Wattpader di Indonesia, ialah tak tahu bagaimana harus menyikapi proses berjuang di Wattpad itu sendiri.

Banyak di antara Wattpader merasa kurang mendapatkan pembaca, padahal dia sangat yakin kalau karyanya itu bagus banget. Hasilnya? Banyak yang menyerah dengan alasan tidak mendapatkan pembaca di Wattpad.

Bagaimana bisa? Padahal, ada banyak pengguna Wattpad bertebaran di seluruh Indonesia, bahkan nilainya hingga puluhan juta!

Di lain sisi, beberapa Wattpader mendapatkan angka pembaca yang tinggi—cukup membuat penulis yang lain merasa iri hati. Namun yang benar-benar membacanya, ya lihat saja lah ... kurang memuaskan. 
 
Apa penyebabnya? Tentu saja karena ceritanya enggak bagus kebanyakan melakukan feedback-trading, mungkin dan enggak tahu siapa target pembacanya. 
 

MEMPROMOSIKAN KARYA WATTPAD KE CALON PEMBACA 

 
Pembaca adalah Market, dan setiap Wattpader adalah Marketing. Benar, Marketing, tetapi tidak bisa dikatakan sebagai seorang Sales. Kecuali, dia benar-benar seorang Sales. Perbedaan Marketing dan Sales ada di tujuan utamanya.

Marketing memiliki tugas menyusun konsep, menyiapkan alat dan berusaha membuat orang-orang tertarik. Sedangkan Sales itu sendiri hanya bertugas untuk melayani dan menjual.

Jika dipahami lebih dalam, di era modern seperti saat ini, seorang penulis memang tanpa dituntut tetapi mau tidak mau harus menjadi seorang Marketing pula. Sama halnya dengan menulis, menjadi seorang Marketing tidak harus memiliki bakat, sebab ilmu-ilmu Marketing itu pada dasarnya dapat dipelajari.

Pada akhirnya, seorang penulis bisa menjadi seorang Writerprenuer.

LANDASAN



Saya suka dengan kutipan dari seorang pujangga dan novelis berkebangsaan Malaysia, Tengku Alias Taib, yang berbunyi seperti ini ...

Sebab penulis tak berbakat mudah mendapatkan tempat di hati pembaca yang tak tahu membaca.


Apa yang diucapkan beliau benar-benar sesuai dengan realita Wattpad seperti saat ini. 

Hal inilah yang menjawab mengapa banyak karya-karya Wattpad dengan kualitas abal-abal bisa mendapatkan pembaca yang lebih unggul dari cerita-cerita berkualitas.

Berarti, Kebanyakan Pembaca Wattpad itu Tidak Bisa Membaca?

Wops, simpan dulu pemikiran tentang hal itu. Meskipun ada benarnya, tetapi bukan itu jawabannya. Bisa dikatakan bahwa kebanyakan pembaca Wattpad merupakan pembaca awam yang hanya sekadar membaca.

Banyak di antara pembaca Wattpad bahkan penulisnya merupakan orang-orang yang masih belum paham tentang bagaimana menikmati bacaan dan esensial menulis cerita. Semua hanya berlandaskan hiburan dan pengakuan.

Terlepas apa pun jawabannya, saya ingin mendengar pendapatmu tentang hal ini di kolom komentar jika tidak keberatan.

Jadi Bisa Dikatakan, Kalau Penulis Wattpad itu Memang Kebanyakan Main di Zona Aman Tanpa Ada Gebrakan?

Tidak juga, malah ada banyak karya yang ditulis dengan tema dan cara bercerita yang berbeda. Cuma ya, perlu usaha untuk menemukan tulisan-tulisan seperti itu. Sebab beberapa penulis kebanyakan tidak percaya diri dengan tulisannya karena merasa bahwa Wattpad hanya sarang cerita-cerita Bad boy, Mafia, CEO, Psikopat dan hal gila lainnya seputar percintaan anak remaja.

Hal-hal seperti itu banyak dijadikan sebagai bahan perbincangan di Grup yang saya kelola, Asupan Wattpad. Eh, Tapi?! Dan sebuah grup yang mengedepankan perghibahan serta menyikapi sisi lain Wattpad, Forum Wattpader Indonesia. 

Kedua grup ini menjadi landasan riset saya tentang artikel ini. Silahkan bergabung, dan jangan melakukan hal apapun yang biasa dilakukan di Grup Wattpad kebanyakan.

Dari banyak hal yang saya amati di habitat Grup Facebook. Sebenarnya, Wattpader bisa mendapatkan audiens dengan 4 Strategi yang saya beri nama sebagai, Four Steps to Riding The Reader hanya dengan memanfaatkan grup-grup Facebook yang banyak memiliki ‘ikan’.

Strategi Four Steps to Riding The Reader mengedepankan kebiasaan dan mengutamakan riset. Jadi, strategi ini membuat penulis benar-benar menjadi seorang Digital Markerter dan semoga saja menjadi Penulis yang nyambi Writerprenuer.

1. PILIH TEMPAT YANG TEPAT


Sudah jelas lah, memilih tempat untuk dijadikan sebagai pasar promosi karya di sosial media itu sangat diutamakan. Di sini, kamu harus benar-benar aktif sebagai penulis yang selaras dengan tujuan utama grup atau tempat yang kamu pilih. 
 
Jika grup yang kamu pilih itu forum, maka usahakan agar menulis konten yang sesuai dengan mereka dan nyambung dengan karya tulismu. Jika yang kamu pilih itu komunitas, kamu tahu kan harus ngapain?

Misalnya begini, jika tema yang kamu ceritakan yaitu horror atau misteri, maka pilihlah grup yang senang membahas hal seperti itu juga. Selain dapat dijadikan sebagai pasar promosi, kamu juga bisa mendapatkan bahan untuk dijadikan tulisan.

Hal yang perlu kamu ingat ketika meriset grup itu, bukan dari jumlah anggotanya. Melainkan, aktivitas yang ada di dalamnya. Pahami bagaimana habitat di grup yang kamu pilih. Mulai dari gaya, aturan dan waktu.

Saya sarankan, jangan pernah mempromosikan karya di grup Wattpad. Percayalah, mereka tidak peduli—bahkan ada yang iri hati. Jika kamu ingin mendapatkan pembaca yang sesuai dengan target pembacamu. Maka pilihlah grup yang sesuai dengan targetmu. 
 
Jangan grup Wattpad! Sebab, mereka semua pengguna Wattpad dan kamu enggak akan tahu apa kesukaan mereka. Sedangkan grup yang sesuai dengan tulisanmu, setidaknya kamu sudah tahu mereka menyukai hal apa yang ada di dalam tulisanmu.

Ingat! Ikan tidak hanya ada di kolam, ada banyak kejutan di lautan yang luas dan aliran sungai. Arungi mereka semua, karena semuanya masih sama-sama berada di dalam air. 


2. JABARKAN TULISANMU


Dari kebanyakan hal gila yang sering saya temui ketika mengawasi grup-grup Wattpad. Kebanyakan dari mereka—orang-orang gila itu—menulis promosi hanya bermodalkan ‘mengemis’ dan ‘berharap’. Di sini, sudah terlihat jelas bahwa sebenarnya si penulis enggak tahu keunggulan cerita dan tidak mengenal siapa target pembacanya.

Hei, kawan. Kamu tahu, kan? Kita hidup di era industri 4.0 di mana hal-hal yang kamu lakukan jika hanya bermodalkan, ‘Baca tulisanku, yuk. Siapa tahu suka’ merupakan cara bodoh untuk membuat karyamu tidak tumbuh.

Ingat! Penulis adalah Marketing. Hal inilah yang menjadi alasannya. Sebab, sebagai seorang Marketing, kamu harus tahu apa yang kamu promosikan, siapa yang akan membelinya—dalam hal ini adalah pembaca—dan siapa yang akan begitu bersyukur karena telah menemukan harta karun.

Bayangkan kalau karya tulismu itu adalah sekeranjang karangan bunga. Tentu hal yang akan kamu jabarkan terlebih dulu ya pasti nama-nama bunganya, ditanam di mana, keranjangnya terbuat dari apa, hiasannya cocok untuk apa—ucapan selamat atau berbelasungkawa—dan alasan mengapa bunga dan keranjang itu yang dipilih.

Coba bayangkan sekali lagi, setiap karaktermu itu adalah karangan bunga dan keranjang itu adalah alur cerita yang merangkul mereka. Maka yang akan kamu tonjolkan adalah karakter-karakter itu dan alurnya, juga.

Pilihan lain ialah memperkenalkan konflik cerita. Coba atur porsinya, 40% karakter + 25% Konflik + 25% Alur (Meliputi kondisi awal, munculnya masalah dan tujuan karakter) + 10% melebih-lebihkan.

3. MULUT PEMBACAMU ITU, PENTING!


Sebenarnya, hal yang paling sering menjadi keinginan pembaca adalah konsistensi si penulis dalam memperbarui bagian-bagian cerita jika cerita tersebut belum tamat. Tentu, dengan ini yang dibutuhkan si pembaca adalah jadwal updatenya.

Kamu bisa memberitahu ke calon pembacamu jadwal update-nya. Beritahu juga, bahwa sudah ada beberapa chapter yang terselesaikan dan akan dirilis sesuai jadwal kesepakatan.

Namun, jangan lupa pula menjabarkan keunggulan akun Wattpad kamu. Cobalah memberitahu ke calom pembaca tentang keuntungan yang akan mereka dapatkan ketika mem-follow akun kamu. Misalnya, dengan mem-follow akun kamu, mereka dapat membaca beberapa konten yang membahas hal relevan dengan pokok pembahasan cerita kamu.

Dalam hal ini, cobalah membaca artikel berikut ini. Ide-ide berikut ini bisa membuat akun Wattpad kamu lebih follow-able.


Selain itu, bangun koneksi antara kamu dengan pembacamu dengan saling terhubung di sosial media. Kamu juga bisa membuat konten QnA agar pembacamu lebih merasa dekat denganmu. 
 
Ingat! Pembaca bukanlah hal yang patut kamu banggakan, tetapi bukan pula hal yang harus diabaikan. Mereka adalah kuda yang harus kamu kendalikan. Jika kamu menganggap mereka liar, mereka bisa mencampakkanmu dari punggung mereka. Jika kamu mampu menyikapi mereka, mereka bisa menjadi kritikus dan jalan yang membuatmu menjadi lebih baik lagi.

Intinya, kamu perlu usaha untuk dapat membangun koneksi dan interaksi dengan calon pembaca dan pembaca setia kamu. Karena, memang itu tujuan utama dari dibuatnya Wattpad oleh Founder Wattpad.

Lebih baik, kamu mendapatkan beberapa pembaca yang sesuai dengan targetmu daripada memaksa semua orang harus membaca tulisanmu. Sebab, enggak semua orang sesuai dengan apa yang kamu mau. Misalnya, nenekmu. Apakah dia peduli dengan tulisanmu? Tidak! Bahkan teman-teman arisannya pun tidak peduli dengan tulisanmu.

Tetapi, jika nenekmu peduli dengan tulisanmu karena sesuai dengan selera dia, pasti dia akan menceritakan tulisanmu itu ke teman-teman arisannya. Hal ini sama dengan pembacamu, pasti dia akan sangat bangga menceritakan tulisan yang dibacanya ke lingkaran pergaulan yang memiliki selera sama.


4. JANGAN TERLALU


Jangan terlalu berharap ketika mempromosikan cerita Wattpadmu ke publik. Ingat! Kamu menjadi Wattpader untuk melatih diri. Jadikan pengalaman mempromosikan cerita sebagai pembelajaran yang harus serius diperhatikan.

Jangan terlalu sering mempromosikan cerita, bijaklah menghargai orang lain dan mengutamakan tujuanmu. Sebagus apapun promosimu, jika tulisanmu masih tidak memuaskan calon pembaca—dalam segi ejaan dan gaya bahasa—hal itu sama saja.

Jangan terlalu kebanyakan menulis promosi di banyak grup, forum atau komunitas dengan format dan bentuk yang sama. Sediakan alat promosi yang berbeda-beda, yang sesuai dengan habitat grup dan selaras dengan aktivitas grup.

Jangan terlalu meninggi, sesekali kamu harus berkolaborasi. Gak usah menunggu ditawarkan, langsung tawarkan dirimu ke penulis yang relevan dengan tulisanmu. 

Bangunlah relasi bersama dengannya, dan usahakan pilih penulis yang memiliki target dan idealisme yang sama denganmu. Nah, di sinilah pentingnya memilih grup Wattpad sebagai tempat mencari teman, tim dan relasi. Kalau untuk promosi, sekali lagi, jangan memilih grup Wattpad.

Rangkuman

  1. Pilihlah Tempat yang Tepat, yang sesuai dengan target pembaca. Usahakan untuk tetap mengedepankan regulasi dan menyesuaikan dengan habitat tempat.
  2. Jabarkan tulisanmu atau buatlah hal-hal yang terkoneksi dengan tulisanmu dengan tetap sesuai seperti tujuan grup. Biasanya, Komunitas dan Forum memiliki perbedaan yang signifikan
  3. Mementingkan pembaca. Sebab, di era seperti saat ini. Mulut pembaca lebih hebat dari iklan.
  4. Jangan terlalu berharap, jangan berlebihan! Cobalah berkolaborasi dalam hal mempromosikan cerita.



Sebagai penutup. Saya ucapkan terima kasih. Saya begitu yakin dengan hasil pengamatan yang telah saya lakukan selama saya menjadi Pengurus Grup Wattpad sejak tahun 2017 dan telah menjadi seorang Wattpader sejak tahun 2016.

Hal ini sesuai dengan prinsip Marketing dan perilaku kehidupan di internet. Tetap utamakan kualitas karya dan jangan setengah-setengah ketika mempromosikan cerita.

Follow Instagram bisanulis.online untuk mendapatkan informasi seputar hal krusial dapur kepenulisan dalam bentuk carousel. Kamu juga bisa berinteraksi dengan saya di sana.

Jadilah Wattpader yang diinginkan Allen Lau selaku Co-Founder Wattpad dan CEO WP Tech. Menjadi penulis yang mampu mengembangkan diri dan menemukan jati diri di Wattpad sehingga bisa membudayakan budaya populer di daerahnya masing-masing dan membuat Wattpad menjadi platform yang menyenangkan dengan tulisan-tulisan edukatif.

Semangat menulis! Tetaplah terus menulis.

Disusun oleh    : Alfin E. Libra (Happy Birthday - 23 September )
Disunting dan dipublikasikan oleh    : Rayan Abdi Nugraha

Posting Komentar

1 Komentar

  1. Aku baru tersadar saat membaca di poin pertama dan kedua. Selama ini aku melakukan sebaiknya, misal memposting cerita di berbagai platform atau komunitas tanpa memperhatikan isi dari tempat tersebut. Aku enak main posting aja, yang penting promo, begitu. Yang kedua tentang isi promosi itu sendiri, harusnya buat sesuatu yang menarik, hm, bahkan aku masih belum pede apa yang sebenarnya menarik dalam ceritaku.

    Terima kasih, setelah aku baca tulisan ini aku jadi sadar akan banyak hal. Aku akan mulai menulis cerita baru, dan kuusahakan untuk menerapkan poin-poin di sini.

    Tetap semangat kak, untuk beri tips-tips keren selanjutnya.

    BalasHapus

Komentar itu, juga bagian dari menulis, loh. Jadi, bagaimana pendapatmu? Apakah artikel ini memberikan umpan balik padamu? Tuliskan saja, komentarmu merupakan semangat bagi kami berkarya menghasilkan tulisan-tulisan baru.